Merasakan Tidur di Gubuk Penambang Belerang


Pengalaman ini tentu tidak patut untuk ditiru , waktu itu tanggal 17 Agustus bertepatan dengan HUT. RI , tanpa direncanakan tiba tiba salah satu teman mengajak kami untuk mendaki kepuncak Gunung Welirang menurut dia tidak susah kok untuk mendaki Welirang  katanya kita ikuti saja jalur jalan setapak penambang belerang pasti tidak tersesat .
Melihat cuaca  yang cerah akhirnya kami bertiga memutuskan untuk berangkat mendaki lewat jalur Pandaan-Tretes tanpa disertai bekal  pendaki yang memadai.
Puncak Gunung Welirang-Foto : Guwanto
Berbekal jaket dan pakaian yang melekat dibadan disertai masing masing nasi bungkus , air satu jerigen kecil & kamera  kami dengan PD nya nekat berangkat .Jalur yang digunakan sesuai saran teman kami tsb. perjalanan cukup lancar meskipun medannya menanjak pada  jam 14.00 kami sudah melihat puncak  Welirang  tinggal sedikit lagi kami akan mencapainya namun tiba-tiba kami bertiga merasakan pusing sekali rupanya saat itu "mountain sickness" menyerang kami,untung pusingnya segera hilang dan sore itu juga kami sudah berada dipuncak , saat itu kami putuskan untuk tidak kembali turun karena hari mulai gelap .
Didepan Gubuk Penambang
Beruntung di areal puncak terdapat beberapa gubuk tempat peristirahatan penambang belerang yang malam itu tidak digunakan , karena tidak bawa perlengkapan camping maka malam itu kami tidur di gubuk itu beralaskan tikar seadanya ,lumayan didalam tidak terlalu dingin ,apa jadinya kalau gubuk itu tidak ada. Suasana gelap gulita korekpun kami tidak bawa hanya sesekali sinar rembulan menerangi ,dalam suasana sepi & gelap itu tiba tiba terdengar suara krosak krosak dibawah kaki kami sepertinya ada benda yang bergerak kesana kemari ternyata benda benda itu adalah tikus gunung yang ukurannya lumayan besar dan  rupanya malam itu akan beroperasi mencari sisa sisa makanan penambang.
Rimbunnya pohon dilereng Welirang
   
Di Puncak Welirang

Keliling Amsterdam Dengan Canal Cruise

Kanal di Amsterdam-Foto : Guwanto
Interior kapal canal cruise Amsterdam  - Foto :Guwanto
Amsterdam terkenal dengan kanal kanalnya yang dijadikan obyek wisata bagi turis yang berkunjung kesana, ada beberapa lokasi pangkalan canal cruise kami waktu itu start dari pangkalan yang dekat dengan pabrik bir Heineken.
Bangunan bangunan khas Belanda di kanan kiri kanal menjadi suguhan yang menarik bagi wisatawan untuk lebih mengenal Amsterdam.
Yang unik ada kapal kapal bekas terletak dipinggir kanal yang dijadikan rumah seperti rumah pada umumnya lengkap dengan perabot dan fasilitas nya  ,kami lihat ada ruang tamu, kamar tidur , ruang keluarga ,dapur , toilet  dan ada juga yang memiliki taman kecil .
Pangkalan kapal Canal Cruise didepan pabrik bir Heineken

Tambakasri Paduan Pantai Dan Alam Yang Subur

Pantai Tambakasri-Foto:Guwanto
Pantai Tambakasri-Foto : Guwanto
Berjarak 70 Km dari Kota Malang , Pantai Tambakasri yang juga dikenal dengan nama pantai Sidoasri ini terletak di kecamatan Sumbermanjing Wetan .Untuk menuju kesana dari Malang kita bisa memakai rute ke Sendang Biru yaitu Malang-Turen-Sumbermanjing Wetan - Sitiarjo didesa Kedung Banteng disebelah kiri jalan kita cari petunjuk arah ke desa Tambakasri atau Sidoasri .
Pantai ini relatif masih jarang dikunjungi wisatawan karena  untuk menuju kesana harus melalui jalan naik turun dengan lebar jalan yang sempit hanya cukup untuk dilalui satu mobil sehingga agak sulit bila berpapasan meskipun sudah  di beton tapi masih ada jalan yang rusak .

Air Lautpun Beku Jadi Es

Musim dingin telah berakhir dan  memasuki musim semi ,namun ternyata  di akhir bulan Maret   beberapa waktu yang lalu suhu di Volendam Belanda masih minus 6-8  derajat sehingga air laut dipantainya membeku menjadi bongkahan bongkahan es rupanya dampak dari cuaca ekstrim yang masih melanda sebagian wilayah Eropa  .Di Volendam kita bisa melihat bahwa daratannya lebih rendah dari permukaan air laut itu bisa disaksikan lewat tanggulnya yang mirip mirip tanggul Lapindo

Air Laut Beku Sepanjang Pantai Volendam

Dari Ranu ke Ranu

Kita bangsa Indonesia patut  bersyukur kepada Tuhan Y.M.E. yang telah  memberikan kekayaan alam yang berlimpah dimana negara lain belum tentu memilikinya , salah satunya kita memiliki banyak danau yang indah  contoh di Jawa Timur saja kita memiliki banyak ranu ( sebutan danau di Jawa Timur) ada ranu Bedali ,ranu Agung ,ranu Kumbolo,ranu Klakah,ranu Pane ,ranu Regulo,ranu Pakis,ranu Grati dst.  belum lagi yang didaerah lain .Sayangnya potensi kekayaan alam itu belum sepenuhnya diolah secara maksimal khususnya untuk sarana obyek wisata ,hanya beberapa lokasi saja yang cukup dikenal oleh wisatawan yang lain kurang dipromosikan.
Ranu Agung

Ranu Klakah
Ranu Pane
Ranu Bedali

Ranu Kumbolo
Ranu Kumbolo

Menunggang Kuda di Gunung Bromo

Dua kali ke gunung Bromo dari Lautan Pasir selalu berjalan kaki menuju puncaknya ,tetapi kala itu karena bersama dengan keluarga maka alternatif naik kuda adalah pilihan yang tepat agar tidak terlalu lelah dalam
perjalanan sehingga semua bisa sampai di puncak
Berkuda di Bromo
Tangga kepuncak Bromo











Kawah Bromo-Foto : Guwanto

Pesona Alam Goa Tetes

Terletak di desa Sidomulyo, kecamatan Pronojiwo, 55 Km ke selatan kota Lumajang, Goa Tetes menawarkan keindahan  goa dengan stalagtit dan stalagmit yang beraneka warna.Untuk sampai  di lokasi goa, kami harus  jalan menuruni tebing sejauh kurang lebih 3 Km hingga ke dalam mulut goa, dengan jalur yang lumayan menantang tapi menyenangkan.Untuk menuju ke Goa Tetes bisa ditempuh dari kota Malang lewat Dampit atau lewat  Kota Lumajang melalui Piket Nol 

Hongkong Beijing Delay 8 Jam

Akibat cuaca buruk yang terjadi di Beijing yaitu adanya hujan badai maka
pesawat China Airlines yang kami tumpangi dari Hongkong terpaksa ditunda
keberangkatannya hingga 8 jam , manusiawi jika dongkol,menggerutu dst.
tetapi sebagai penumpang harusnya berterima kasih & bersyukur kalau
keselamatannya diutamakan.Ternyata benar setelah pesawat diberangkatkan
dalam perjalanan kami lihat hujan dan halilintar masih terlihat meskipun sudah agak reda.
Dan sesampai di Beijing hujan deras masih mengguyur kota ini disertai
halilintar yang sesekali masih menyalak.
Imigrasi Airport Beijing
Lobby Beijing Airport
Beijing Opera House
Hongkong Sky Terrace

Suatu Waktu Dalam Pendakian Ke Mahameru

























Melongok Empat Danau Di Sumatera Barat


Danau Maninjau - Foto : Guwanto

Detak Kehidupan Penambang Belerang Ditengah Keindahan Kawah Ijen

Kawah Ijen  , danau kawah terbesar di dunia ini memiliki keindahan alam yang sangat memukau ,namun ditengah keindahannya kita bisa melihat detak kehidupan penambang belerang yang mengais rejeki di medan yang cukup berat mereka bisa mengangkut 40-50 kg batu belerang dipunggungnya sekali angkut namun hasil yang didapat tidak sebanding dengan perjuangannya berjalan , menaiki & menuruni terjalnya gunung Ijen karena belerang yang diangkat ternyata dihargai sangat murah . 
Kawah Ijen - Foto : Guwanto
Penambang Belerang Kawah Ijen

dag....dig...dug....di flying coaster

Flying coaster kami mulai bergerak dan siap meluncur....namun saat itu  setelah   maju ternyata kemudian  malah balik  bergerak  mundur ada apa ini ?
Tidak ada penjelasan dari petugas dan kami tetap " terkunci " didalam coaster dan juga tidak diturunkan , ternyata tak lama kemudian coaster didepan kami juga mundur & yang ini penumpangnya diturunkan mungkin karena bermasalah atau waktunya service   coaster tersebut dilepas dan diganti dengan yang lain , nah  yang tadinya sudah siap &  tenang untuk meluncur melihat itu bikin ... dag...dig...dug juga .Proses penggantian tidak lama dan wuzzz .....akhirnya kami meluncur juga ....seru memang salah satu permainan yang memacu adrenalin di out door theme park Genting Highland ini.      

Senja di Danau Tempe

Danau Tempe - Foto : Guwanto
Nama danau ini sama dengan makanan khas yaitu tempe , ya Danau Tempe yang luasnya 13.000 hektare  lokasinya diapit 3 kabupaten yaitu Wajo , Sidrap  dan Soppeng di Sulawesi
Senja itu terasa hening  sinar mentari mulai meredup menerpa permukaan danau memberi warna keemasan ,nampak burung burung belibis masih berseliweran diantara beberapa perahu nelayan yang  mulai menepi , meski sepi dan hening suasana itu saya rasakan begitu damai.  


Serunya ber Arung Jeram di Sungai Pekalen



Kesan pertama melihat arus sungai yang deras dan batuan yang besar besar bagi yang belum pernah mencoba arung jeram apalagi yang tidak bisa berenang wajar kalau ada rasa takut
Tetapi kalau melihat asyik dan gembiranya mereka yang sedang berarung jeram jadi ingin juga untuk mencobanya .
Tawaran dari Songa Rafting Adventure akhirnya kami setujui , pada waktu yang sudah ditentukan kami berangkat menuju lokasi Arung Jeram yaitu di sungai Pekalen Probolinggo
Rombongan berkumpul di start point untuk memakai perlengkapan yang sudah disediakan 
dan diberangkatkan menuju lokasi dengan mobil pick up terbuka , sampai dilokasi sungai kami di brifing lebih dahulu , setiap perahu berisi 4-5 orang dengan 1 orang pemandu .
Start dimulai dan byurr perahu kami sudah meluncur melalui jeram jeram yang diberi nama antara lain jeram selamat datang, jeram Pilar , jeram S1 S2,Jeram Lorong,jeram bulu ayam & jeram Bidadari .Ternyata setelah masuk kesungai rasa takut seolah sirna selain adanya pemandu diperahu dibeberapa lokasi juga ada petugas yang standby  , mendayung melewati jeram jeram & batuan asyik dan seru sekali apalagi pemandangan sekitarnya masih alami.    

Bajulmati Pantai Selatan Yang Mempesona



Di Malang Selatan  ada banyak pantai sepeti pantai Ngliyep, Balekambang,Tamban,Modangan, Sipelot,Sendang Biru, Jonggring Saloko,
pantai Goa Cina,Kondang Merak yang masing masing memiliki keindahan alam dan salah satunya adalah pantai Bajulmati , Bagi pecinta alam atau yang suka traveling pantai pantai itu tentunya bisa masuk dalam daftar kunjungannya .    





Terpaksa "menginap" di pelabuhan

Pemandangan Pantai & Bukit di Sumbawa

Pada tahun delapan puluhan  transportasi tidak seramai sekarang , selesai menelusuri kota Sumbawa Besar kami bermaksud kembali ke Lombok melalui pelabuhan Alas , waktu itu sudah menjelang sore dan benar sesuai info yang kami dapat ferry yang melayani penyeberangan Sumbawa-Lombok dan sebaliknya sangat terbatas jumlahnya hanya ada dua kali dalam sehari , kalau terlambat harus ikut besoknya dan benar kami terlambat , kami cari hotel / penginapan disekitar pelabuhan tidak ada ,  konsekuensinya malam itu kami benar benar " bermalam " di pelabuhan dengan bersandar saja dikursi tunggu sampai esok paginya kami baru bisa menyeberang ke Lombok ,segala penat hilang ketika menyaksikan pemandangan yang indah sepanjang perjalanan  bukit,laut,pulau pulau kecil & lumba lumba  suatu pengalaman yang tak terlupakan.

Ke Balikpapan Jangan Lupa Kepiting Kenarinya



Memang kuliner yang satu ini sudah kesohor , sehingga ada pesan kalau ke Balikpapan bagi penggemar kepiting jangan lupa mencoba kepiting kenarinya. Kepiting kenari yang didatangkan dari Tarakan itu ukurannya cukup besar , awas yang punya kolesterol tinggi jangan sampai lupa karena saking enaknya lupa takaran nambah terus apalagi kepitingnya dimasak dengan saos lada hitam , saos asam manis atau saos Padang wah ....nikmatnya bener bener  maknyoss .
Makan kepiting perlu kesabaran karena harus mengupas kulitnya yang keras tapi karena disediakan tang khusus untuk mengupas maka saya rasakan waktu itu cukup mudah untuk menyantapnya 
Mau coba silahkan mampir lokasinya di jalan Jl. Marsma. R. Iswahyudi Balikpapan Letaknya tidak jauh dari Bandara Sepinggan.

The Romance Of Song Dynasty Yang Spektakuler


The Song Dynasty Show - Foto : Guwanto

Wow.....Spektakuler !!!..... adalah komentar yang tidak berlebihan untuk pertunjukan sekelas Song Dynasty bagaimana tidak karena pagelaran show tersebut telah menghabiskan biaya 100 juta Yuan lebih dan telah ditonton lebih dari 10 juta penonton .
The Romance of The Song Dynasty adalah drama musikal yang dikemas dengan paduan seni drama,musik,akrobatik dan teknologi canggih sehingga penonton yang menikmati seolah olah masuk kesuasana ribuan tahun yang silam dalam legenda  kota Hangzhou yang terkenal diantaranya legenda siluman ular putih yang serial filmnya pernah ditayangkan di TV Indonesia.
Effek sinar laser, audio visual , asap,api dan hujan dihadirkan , penonton bisa merasakan percikan air hujan sedang dipanggung visual danau , areal peperangan ,  taman bunga dan air terjun nampak hidup.
Yang saya kagum adalah peralihan effek/ areal/ suasana panggung begitu cepat prosesnya sehingga peralihannya tidak kentara padahal melibatkan pemain & properti cukup banyak  teknik panggung inilah  yang rupanya menjadi salah satu kelebihannya panggung bisa muncul dari bawah dan atas sedang kursi penonton kadang bergerak maju /mundur.